
Seandainya kamu tau, dibalik diriku yang diam,selalu kupanjatkan nama mu dalam setiap sujud ku, sebelum aku tertidur, Agar aku bisa rasakan antara nyata dan mimpi.
Membelai mu dari kejauhan, dan mengagumi mu lewat syair-syair doaku,,aku terjebak dalam fase Nostalgia yang rumit.
Disetiap sajak senduh yang ku tuliskan ada diriku, setiap kali melawan kesendirian yang terus menghantui ku ,disetiap tulisan ku selalu menjadi saksi bisu dalam setiap langkah ku.
Disetiap diriku yang mengagumi hujan,ada diri ku yang selalu setia menunggu dirimu, Walaupun aku terus berjimbaku dibawah sinar matahari.
Dibawah rentikan hujan ,ada banyak suka duka yang aku keluarkan ,melalui sujudku ada harapan sendiri aku untukmu.
Kasih…..Aku tidak bermaksud menjadi penghalang dalam masa depan mu, bukan juga menutut mu memberi kabar kepada ku.
Namun……aku sadar bahwa aku hanya manusia biasa yang memiliki rasa dan hati untuk di anggap ,bukan dijadikan sebagai simbol dalam ikatan.
Dibalik rindu ku Masi selalu terselip tentang mu,dengan komitmen yang kita bangun bersama ,Kasih aku bukan wanita yang tegar dengan cinta aku hanya wanita yang haus akan kasih sayang.
Namun aku tau, dibalik Tegarnya diri ini ada rencana dari Tuhan berikan untuk aku . Menjadi wanita kuat dan setia menunggu untuk kamu halalkan.