“Kamu Dan Kopi”

Oleh: Pecandu Kopi

Ketika hati merana, mata bersua aku terpesona dengan tawamu dalam khayalan ku , aku malukis sebuah kisah untuk di ceritakan pada generasiku ,aku merindu pada secangkir kopi yang di nikmat bersamaan.

Apakah ini cinta?.  Inikah luka atau inikah candu .  Pada secangkir kopi yang aku jadikan teman sejati dalam sunyi. Atau…….!!! Mungkin ini adalah cinta

Dalam takaran kopi yang aku sajikan ,ada sebuah harapan dan rasa yang kau nikmati,Ketika kau  di ibaratkan gula yang hadir dalam melengkapi rasa pahit dalam secangkir kopi yang aku sajikan.

Sebab kopi telah menjadi temanku,dalam sunyi dan dingin. kau mengajarkan aku  sebuah kerangka kosong, untuk disimpulkan dalam sebuah kesimpulan. Agar engkau dapat mengambil bagian dalam secangkir kopi yang aku tuangkan untukmu.

Dalam cerita cinta, bersama kopiku yang aku nikmati dalam sunyi ,dan dingin sembari aku merindukan mu. Namun……… Bisa kah kau dan aku menikmati pahitnya bersama-sama.

Dalam menafsirkan makna dibalik kopi hitam,Dimana antara kau dan kopi yang dijadikan satu dalam rindu dan melukiskan sebuah kisah yang nyata, dijadikan saksi hidup bersama dengan pahitnya kopi dengan takaran kopi yang pas.

“Serpihan Sapu lidi”

Oleh : Pecandu Kopi

Seperti sapu lidi yang di ikat menjadi satu, memikul tanggun jawab yang bersamaan, seperti anak ayam yang selalu melekat pada induknya mengarahkan  ke jalan keselamatan serta mengajarkan kita makna kebersamaan.

Namun  lidi mulai berserai berai  dan mengabaikan komitmen serta tanggun jawab yang telah ku maknai. ketika serpihan adalah  puing-puing yang bersahaja hilang dari harapan ,poros waktu terus berputar seakan  arahnya tak berhenti,semuanya Hilang dan tengelam dengan sebuah harapan.

Jikalau cinta dan kasih mengajarkan kita untuk bersama melukis sebuah perjalanan yang indah dan tidak akan seperti kisah  lidi yang berhamburan.

Cinta yang di titipkan adalah Cinta dan  tanggung jawab dan komitmen ada d mana momen kita  saling di besarkan dalam satu warna dan adakalah kita berdua jatuh di alur yang namanya Perjalanan Manis dan pahit,Untuk mengikat semua yang berhamburan menjadi satu.
        

“Dibalik Tegarnya Aku”Oleh:Pecandu Kopi

Seandainya kamu tau, dibalik diriku yang diam,selalu kupanjatkan nama mu dalam setiap sujud ku, sebelum aku tertidur, Agar aku bisa rasakan antara nyata dan mimpi.

Membelai mu dari kejauhan,  dan mengagumi mu lewat syair-syair doaku,,aku terjebak dalam fase Nostalgia yang rumit.

Disetiap sajak senduh yang ku tuliskan ada diriku, setiap kali melawan kesendirian yang terus menghantui ku ,disetiap tulisan ku selalu menjadi saksi bisu dalam setiap langkah ku.

Disetiap diriku yang mengagumi hujan,ada diri ku yang selalu setia menunggu dirimu, Walaupun aku terus berjimbaku dibawah sinar matahari.

Dibawah rentikan hujan ,ada banyak suka duka yang aku keluarkan ,melalui sujudku ada harapan sendiri aku untukmu.

Kasih…..Aku tidak bermaksud menjadi penghalang dalam masa depan mu, bukan juga menutut mu memberi kabar kepada ku.

Namun……aku sadar bahwa aku hanya manusia biasa yang memiliki rasa dan hati untuk di anggap ,bukan dijadikan sebagai simbol dalam ikatan.

Dibalik rindu ku Masi selalu terselip tentang mu,dengan komitmen yang kita bangun bersama ,Kasih aku bukan wanita yang tegar dengan cinta aku hanya wanita yang haus akan kasih sayang.

Namun aku tau, dibalik Tegarnya diri ini  ada rencana dari Tuhan berikan untuk aku . Menjadi wanita kuat dan setia menunggu untuk kamu halalkan.

“Bulan”

Aku ingin bercerita, sebuah bait-bait puisi yang tak sangup ku sampaikan kepadanya.maka di malam yang sunyi dan di dingin ini izinkan aku mencurahkan kepada mu semua,Supaya aku bisa tidur terlelap.

Bulan dia sempurna …..

Matanya,bibirnya,hatinya dan juga pikirannya.Dia adalah sosok yang tak terduga bisa hadir didunia ku, Dia adalah sosok yang tak bisa aku bayangkan dengan setianya menemaniku di saat susah dan senang.

Bulan jangan biarkan ini sebagai mimpi dan ilusi yang seringkali menjebak ku dalam dunia ku sendiri serta membangunku dari mimpi buruk ini.

Dia mengeluarkan ku dari dunia kegelapan ,,Dan datang memberiku begitu banyak warna dalm dunia ini.
memberiku tawa dan kehangatan dalam dunia ku.

Dia membantuku untuk merobohkan tembok yang sudah aku bangun untuk menjaga hati ini, Dia menjauhkanku dari rasa luka dan air mata Dia menyelamatkanku kembali bulan.

Dengan mudahnya dia mengubah dunia ku……..BULAN….dengan cepatnya kita membangun dunia kita yang baru hanya berdua.Perlahan-lahan kita membangun rumah kita bersama, dipenuhi dengan cinta, kasih sayang dan kebahagian.

        Tapi….???
Belum sempurna rumah kita terbangun, Dia kembali menhancurkan semuanya.
Dia berubah, seketika dia bagaikan gelombang laut yang tak bisa ku tenagkan.semuanya berubah, warnanya ,senyumnya semua dia bawah pergi dan meninggalkan ku sendiri dimalam yang dingin dan sunyi.

Tampa arah,dia meniggalkan ku dengan sejuta pertanyaan di kepalaku.
Apa salahku…;?
Apa yang aku lakukan..?
Apakah aku tidak cukup bagimu…?

Tapi aku akan menugumu pulang , Cepat kembali Bulan aku menugumu . Wahai sempurna ku, dari mimpi ku.

“Relasi Perempuan Unibrah”

Unibrah adalah salah satu Universitas yang berada di Ibu Kota Provinsi Maluku Utara dimana sekitar 7 ratusan anak manusia yang bernaung atas nama Ilmu pengetahuan berlebel “Mahasiswa”, bergeliat mencari ilmu berdasarkan pilihan jurusan berkenan dihatinya.

Terutama saya memilih jurusan Akuntansi sebagai jalan penghidupan masa depan dan perbaikan nasib pribadi yang lebih baik lagi. Tulisan sebagi alat yang paling masif menyampaikan opini,agar segala yang ada di pikiran saya dapat kiranya saya berbagi ke teman-teman.

Mengangkat tema tulisan “Relasi Perempuan” berarti kita melihat, Apakah dalam hubungan sosiologis peran perempuan di UNIBRAH sudah maksimal mulai dari tahun 2012-2017…? Atau permpuan hanya menjadi objek perubahan dan profil perkuliahan…..! Saya kira teman-teman memiliki pendapat yang berbeda bukan..! oke mari kita bahas sama-sama.

F.Capra menulis dalam “titik balik peradaban” dengan uraian yang panjang tentang dominasi patriarki yang akan berlangsung selam kurang lebih 3000 tahun di dalam lingkungan sosial manusia ,jika perjuangan perempuan ingin merebut peran itu kata Capra membutuhkan waktu seperti piramida terbalik dengan usia patriarki yang sama .

Kalau kita hitung sejak awal Masehi maka baru 2017 tahun ,sisanya 983 tahun lagi, dan apakah kita kaum perempuan akan menunggu dengan sisa waktu yang ada. Saya kira “tidak” bisa jadi benar kata Capra bisa jadi tidak ,karena menurut saya itu hanya satu palra diskursus tentang kondisi Perempuan pada saat ini.

‌Bagi saya tulisan uraian ini bukan bermaksud mempertentangkan antara laki-laki di satu sisi dan perempuan di sisi lain. Tapi saya berbicara tentang rialitas  kepermpuanan kita d kampus tercinta ini.

Relasi itu memungkinkan peran seimbang antara laki-laki dan perempuan di segala lapangan dalam hal ini saya tidak bersinggungan dengan seks (kodrat tubuh) tapi konstruksi social kampus di mana peran laki-laki lebih mendominasi d banding perempuan dalam mengisi jabatan-jabatan strategis baik di tingkat rektorat maupun organisasi internal mahasiswa.

Kalau kita telusuri lebih dalam seharusnya bisa dihitung-hitung . Pergantian rektor dalam 3 kali masa jabatan di pimpin oleh laki-laki dan 4 org dekat laki-laki. Program studi 5 diantaranya laki-laki dan kedua biro juga laki-laki ,itu artinya terjadi relasi Gender yang di dominasi oleh laki-laki.

Kalu kita kembali ke Badan Ekskutif Mahasiswa maka dari Alam.jafar sadek muhammad (2010) sampai ke Bahtiar Idris (2016-2017) lima kali pergantian kepemimpinan lagi-lagi di dominasi oleh kaum laki-laki.Terus posisi Permpuan di mana????.
‌apakah kita hanya d jadikan pelapis,atau meminjam bahasa Tidore “Tifa Masaru”.

Saya sebagai perempuan merdeka menyedihkan agar segala kepentingan perempuan diakomodir termasuk jabatan-jabatan penting diruang organisasi kampus ,Karena organisasi bukan milik laki-laki atau milik permpuan tapi milik kita semua.

‌Secara sadar saya percaya diri kalu bukan hari ini besok permpuan bisa menjadi pemimpin yang tangguh sebagimana tema kegiatan perempuan “Women to day leader to morrow” dimana perempuan UNIBRAH sekarang,

Pemimpin masa depan. Sebagaimana dalam “Epos Tanah Tua” Sofyan Daud (GG 3/3/2017) Menulis “Agar kelak,sejarah tak menulis kita gagal dan sia-sia”.

Oleh: Pecandu Kopi

“Cinta dan Seks”

Oleh:Pecandu kop

Cinta dan seks merupakan dua topik umum yang paling menarik untuk sama-sama kita bahas dan  diskusikan ,karena dikalangan melenial sekarang banyak yang beranggapan cinta dan seks merupakan senjatah ampuh  dalam sebuah hubungan,bukankah itu pemahaman yang goblok.  Untuk itu disini saya sedikit memaparkan sebuah tulisan singkat menyangkut dengan “Cinta dan Seks”.

Jika bicara soal cinta dan seks merupakan dua kalimat yang sudah tidak asing lagi ditelinga anak-anak remaja Karena cinta memiliki banyak sekali arti dan cara tersendiri setiap orng dalam mengartikan disini Cinta merupakan sesuatu hal yang mungkin dimiliki setiap orang, Bahkan cinta merupakan hak dari setiap manusia yang ada di dunia, sehingga setiap orang berhak untuk mencintai dan dicintai oleh orang lainnya.

Dalam buku yang di tulis oleh Najhif  Masykur dalam yg berjudul “cinta harus di buktikan” Ada beberapa tipe cinta yang di jelaskan didalamnya salah satu adalah cinta dalam nafsu. Tinggal bagimna kita menerapkan dan mengarahka saja bagaimana cara kita dalam Bercinta apakah cinta dalam kajian Islam atau cinta dalam pandangan Nafsu.

Seks merupakan kontak seksual yang dilakukan oleh lawan jenis atau sesama jenis dengan arti untuk memenuhi kebutuhan biologis antara sesama.
Dizaman melenial sekarang ini banyak orng beranggapan bahwah seksual menjadi makanan hari-hari dalam sebuah hubungan,
Hubungan seks muncul berawal dari keinginan anatar dua belah pihak yang di dasari dengan namanya Cinta.

Ternyata itu merupakan pemahaman yang goblok karena dasar cinta bukan melahirkan seksual namun dasar cinta melahirkan saling dibesarkan dan didik. Cinta yang sesungguhnya merupakan cinta yang saling menjaga satu sama lain dan menutupi kekurangan satu sama lain.

Jika seks dijadikan tolak ukur dalam sebuah hubungan maka tidak akan ada yang namanya aborsi dan lain sebagainya.
Oleh sebab itu mencintai lah pasangan kalian sewajarnya janagam mencintai karena nafsu.
Dalam hubungan yang di awali dengan tidak baik unjung-unjungnya tidak baik.
Karena seksual tidak menjamin ke pernikahan.malahan menghancurkan masa depan kalian.

#Koma dulu,

“Penjaga Rindu”

Ketika aku ingin terbangun dari dunia dongeng ku, Dalam khayalan disepanjang tidur malam ku.Aku sadar kalu kau tiba-tiba telah menghilang Tampa ada gemuruh sajak yang kau titipkan.

Ternyata aku sedang dipermainkan oleh “RINDU” Tampa ada titik jelas dalam narasi-narasi merindu. ternya aku berada di dunia Dongeng.

Lalu apa yang ada di kepala mu dan hatimu di saat aku menanti akan rindu itu. Ternyata kau seolah tak ingin tau, Apakah kekhwatiran ku bukan lagi pedulimu?. Apakah sakit hatiku bukan lagi pedulimu?.

Namun kita tidak lagi bermain-main,tapi kau seolah-olah mempermainkan “Rindu “Yang aku titipkan kepada mu…
Sesuatu yang tidak selalu aku ungkapkan lewat kata-kata namun selalu aku terselip dalam doa.

Jangan kau jauh-jauh,Aku manusia yang jatuh pada butuh ,Dalam rangkaian doa aku membutuhkan mu,Jangan kau hancurkan Rindu ini.Dimana saja dirimu berada Rinduku selalu memikirkan mu hingga menyeduh.

Aku hanya wanita lemah yang haus akan rindu ,dan ketulusan .Aku bukan bermaksud memenjarakan mu dalam rindu ,Bukan pula mematahkan langkah kakimu dalam Perjuangan.

Apakah aku salah?. Dengan rindu  ini yang ingi mnencari tau kabarmu. Meski aku tidak selalu ada disampingmu .

          Namun tau kah kau……?

Dalam hilangmu ada rindu yang meracau kacau dibenaku. jangan suka begini”Tiba-tiba hilang kabar dan kepastian seperti ditelang Bumi.

Semoga dimana pun kamu berada kau baik-baik saja,Yang selalau menanti kabar dan rindu mu lewat narasi-narasi doa mu ,tolong jangan hilng kan rindu ini .